Korupsi Di Indonesia

Indonesia adalah negara dengan penduduk yang multicultural. Beratus-ratus budaya yang ada di Indonesia telah mengakar dan menjadi suatu budaya yang elok. Namun budaya yang seharusnya tidak dijadikan budaya 'Maaf' banyak orang mengatakan budaya korupsi, apakah korupsi sudah begitu membudayanya di Indonesia sehingga dijadikan sebagai suatu budaya. Apakah korupsi bisa dijadikan sebagai budaya ? atau mungkin sindiran dari berbagai kalangan yang menyebut budaya korupsi.

Menurut worldaudit.org Indeks Korupsi Indonesia menempati Posisi ke 77 Peringkat Korupsi, Peringkat 64 Untuk Negara Demokrasi, dan Kebebasan Pers menduduki Posisi 71 dari 150 negara yang di audit pada akhir Desember 2011.

Sedangkan hasil dari penggabungan 17 survei yang dilakukan lembaga-lembaga internasional pada tahun 2011 menurut transparency Internasional Indonesia berada di peringkat ke-100 bersamaan dengan 11 negara lainnya yakni Argentina, Benin, Burkina Faso, Djobouti, Gabon, Madagaskar, Malawi, Meksiko, Sao Tome & Principe, Suriname, dan Tanzania, dengan indeks untuk Indonesia 2,8 pada tahun 2010 dan 3,0 tahun 2011, Semakin kecil angka suatu indeks itu menunjukkan potensi korupsi suatu negara masih cukup besar.
Dengan utang luar negeri Indonesia pada tahun anggaran 2010 sebesar Rp 1.677 triliun, pada tahun 2011 utang Indonesia sebesar Rp 1.803 triliun dan pada tahun 2012 utang luar negeri Indonesia meningkat lagi mencapai Rp 1.937 triliun (Kebanyakan enol, Kalau ditukerkan recehan semua sekampung penuh). Dengan Utang yang sangat banyak serta Indeks Korupsi dengan potensi Korupsi masih cukup besar, merupakan suatu hal yang sulit untuk memajukan perekonomian Indonesia dalam 4 tahun ke depan. Indonesia adalah negara yang masih belajar (negara berkembang) untuk maju maka perlu suatu perhatian khusus bersama baik oleh pemerintah maupun kearifan lokal masyarakatnya.

Labels: ,